Luwu Utara– Usia muda bukanlah penghalang untuk berprestasi. Hal itu dibuktikan oleh Salim, siswa kelas VII MTs Muhammadiyah Masamba, yang sukses menorehkan prestasi gemilang sebagai Juara I Bidang Matematika pada Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 Tingkat Kabupaten Luwu Utara.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa ketekunan belajar, doa, dan dukungan dari berbagai pihak dapat mengantarkan seorang siswa muda meraih pencapaian luar biasa.
Prestasi yang Membanggakan
Di usianya yang baru menginjak bangku kelas VII, Salim tampil percaya diri menghadapi soal-soal matematika yang penuh tantangan. Kemenangan ini tidak hanya mengharumkan nama dirinya, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi MTs Muhammadiyah Masamba.
Kepala MTs Muhammadiyah Masamba, Eva Zulfiah Hasanah, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian Salim.
“Saya bangga sekali dengan prestasi Ananda Salim. Di usia yang masih sangat muda, ia sudah menunjukkan semangat juang luar biasa. Prestasi ini tentu lahir dari kerja kerasnya, doa orang tua, serta bimbingan guru-gurunya,” ujar Eva.
Filosofi Pendidikan: Iman Jadi Pondasi, Ilmu Jadi Prestasi
Sebagai pemimpin sekolah, Eva terus mendorong agar siswa-siswinya berani bermimpi dan mengembangkan potensi. Dengan tagline sekolah “Iman Jadi Pondasi, Ilmu Jadi Prestasi”, MTs Muhammadiyah Masamba berkomitmen menghadirkan pendidikan yang seimbang antara nilai spiritual dan akademik.
“Kami ingin memastikan siswa-siswa kami memiliki kesempatan seluas-luasnya untuk berprestasi. Dengan iman sebagai pondasi dan ilmu sebagai prestasi, kami percaya setiap anak memiliki peluang untuk bersinar,” imbuhnya.
Eva, yang juga Sekretaris PDNA Luwu Utara sekaligus pengurus BKPRMI Luwu Utara, menekankan bahwa prestasi Salim bisa menjadi inspirasi bagi seluruh siswa madrasah agar tidak ragu berkompetisi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Baca Juga: Polda Sulsel Tetapkan 53 Tersangka Kerusuhan Unjuk Rasa 11 di Antaranya Anak di Bawah Umur
Kemenangan di tingkat kabupaten hanyalah awal perjalanan. Kini, Salim harus bersiap menghadapi tantangan yang lebih besar di OMI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Eva menegaskan bahwa pihak sekolah akan memberikan pendampingan penuh untuk memaksimalkan persiapan Salim.
Inspirasi untuk Generasi Muda
Kisah Salim memberikan pelajaran penting: usia muda bukan penghalang untuk berprestasi. Dengan tekad, doa, dan dukungan lingkungan, seorang pelajar dapat menorehkan prestasi gemilang sejak dini.
Keberhasilan ini juga menjadi cerminan bahwa madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga wadah untuk mencetak generasi berprestasi di bidang akademik dan non-akademik.
















