Luwu Utara– Upaya memperkuat mutu pendidikan di Kabupaten Luwu Utara terus digalakkan melalui kolaborasi lintas lembaga. Setelah sebelumnya melakukan audiensi dengan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulawesi Selatan pada 29 September 2025 lalu, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Luwu Utara kembali melanjutkan langkah strategisnya dengan melakukan audiensi bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Utara.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat membangun, di mana Ketua PGRI Luwu Utara, Ismaruddin, memimpin langsung rombongan dan memaparkan sejumlah program kerja yang akan dijalankan dalam waktu dekat. Program-program itu berfokus pada peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah, dan pengawas, yang dinilai sebagai pondasi utama dalam memperkuat kualitas pendidikan di daerah.
“Fokus kami bukan hanya pada pelatihan semata, tetapi bagaimana menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung peningkatan profesionalisme guru secara berkelanjutan. PGRI ingin memastikan setiap guru di Luwu Utara memiliki akses terhadap pelatihan, pembinaan, dan ruang pengembangan diri yang memadai,” ungkap Ismaruddin.
Komitmen DPRD terhadap Penguatan SDM Pendidikan
Ketua Komisi I DPRD Luwu Utara, Megawati, yang menerima langsung kunjungan tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan komitmen PGRI dalam memperjuangkan peningkatan mutu pendidikan di daerah.
“Kunjungan pengurus PGRI Kabupaten Luwu Utara ini sangat kami apresiasi. Program-program yang berorientasi pada peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah, dan pengawas adalah langkah konkret untuk memajukan sektor pendidikan. Guru merupakan pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Megawati menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru tidak hanya berimplikasi pada dunia pendidikan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kemajuan sosial dan ekonomi daerah.
Baca Juga: Prajurit TNI Diterjunkan di 175 Desa Luwu Utara Jadi Pilot
Dalam kesempatan tersebut, Ismaruddin juga menyampaikan harapan agar DPRD Luwu Utara dapat memberikan dukungan kebijakan terhadap program-program PGRI, baik dalam bentuk regulasi maupun penguatan anggaran.
Ia menambahkan, PGRI siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan DPRD dalam mendorong inovasi pendidikan, termasuk dalam bidang digitalisasi pembelajaran, kesejahteraan tenaga pendidik, dan pembentukan karakter peserta didik.
Menuju Luwu Utara yang Cerdas dan Berdaya Saing
Langkah koordinatif yang dilakukan PGRI Luwu Utara bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk BBGTK Sulsel dan DPRD, menunjukkan arah pembangunan pendidikan yang semakin matang dan berkelanjutan.
Melalui sinergi yang solid ini, diharapkan ke depan Luwu Utara dapat menjadi daerah dengan sistem pendidikan yang maju, guru yang kompeten, dan peserta didik yang berdaya saing tinggi.
“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga tanggung jawab bersama. Kami di PGRI siap menjadi bagian dari solusi, bukan hanya menyampaikan aspirasi, tetapi ikut bergerak membangun masa depan pendidikan yang lebih baik,” tutup Ismaruddin dengan optimis.
















