Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Bupati Luwu Utara Fokus Lunasi Utang Rp 86 Miliar Stop Pinjaman Baru ke PT SMI

Bupati Luwu Utara Fokus Lunasi Utang Rp 86 Miliar Stop Pinjaman Baru ke PT SMI

banner 120x600
banner 468x60

Luwu Utara– Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (Pemkab Lutra) kini mengambil langkah strategis dalam pengelolaan keuangan daerah. Setelah beberapa tahun terakhir menggandalkan pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk membiayai pembangunan infrastruktur, Bupati Luwu Utara menegaskan pihaknya akan menghentikan proses pinjaman baru. Fokus pemerintah daerah kini diarahkan untuk melunasi sisa utang sebesar Rp 86,223 miliar yang jatuh tempo pada April 2027.

Warisan Utang Sejak 2022

Pinjaman ke PT SMI sejatinya bukan hal baru. Pemerintah Kabupaten Luwu Utara sebelumnya telah mengajukan pinjaman melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada 2022. Total pinjaman yang disetujui kala itu mencapai Rp 217 miliar. Dana tersebut dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan berbagai proyek infrastruktur, mulai dari jalan, jembatan, hingga fasilitas publik yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

banner 325x300

Seiring waktu, Pemkab Lutra telah melakukan pembayaran cicilan secara bertahap. Dari total pinjaman Rp 217 miliar, kini tersisa Rp 86,223 miliar yang masih harus dilunasi dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun.

“Pemerintah daerah Lutra masih berutang pada PT SMI sejak tahun 2022, berupa peminjaman dana PEN SMI senilai Rp 217 miliar, yang akan berakhir pada April 2027 mendatang, dengan sisa utang senilai Rp 86,223 miliar,” jelas Bupati Luwu Utara.

Dalam pernyataannya, Bupati menegaskan Pemkab Lutra tidak akan memperpanjang atau mengajukan pinjaman baru ke PT SMI. Menurutnya, langkah ini diambil agar daerah tidak terbebani dengan cicilan utang di masa mendatang.

Keputusan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga disiplin fiskal dan memperkuat kemandirian keuangan daerah.

Bupati Luwu Utara Optimis Penerbangan Rute Makassar-Masamba Pacu Ekonomi

Baca Juga: Musda MUI Luwu Utara Pilih Imam Tauhid sebagai Ketua Baru Gantikan HM Alwi

Masih Butuh Dukungan PT SMI

Meski tak lagi mengandalkan pinjaman, Bupati menegaskan pihaknya tetap membuka ruang kerja sama dengan PT SMI dalam bentuk lain, terutama konsultasi terkait pengelolaan potensi sumber daya alam. Ia menilai PT SMI memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan bagi daerah yang memiliki kapasitas fiskal terbatas namun kaya sumber daya.

Salah satu tantangan terbesar Luwu Utara adalah rendahnya kapasitas fiskal daerah. Selama ini, sebagian besar pendapatan daerah masih mengandalkan transfer dari pemerintah pusat. Pendapatan asli daerah (PAD) belum mampu menopang pembangunan dalam skala besar.

Oleh karena itu, Bupati menekankan pentingnya optimalisasi sumber daya alam (SDA) sebagai sumber pertumbuhan baru. Luwu Utara dikenal memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, hingga pertambangan. Jika dikelola dengan baik, nilai investasi yang bisa ditarik dari pemanfaatan SDA tersebut diperkirakan mencapai Rp 4–5 triliun.

Pemkab Lutra berupaya menyeimbangkan antara kewajiban membayar utang dan kebutuhan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi potensi lokal.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *